pengelolaan proyek dan pelaksanaan pengawasan pekerjaan proyek konstruksi menjelaskan tahap/angkah/cara dalam mengerjakan proyek konstruksi. menjelaskan persiapan Penyedian Bahan material, Penyediaan Peralatan, Biaya yang diperlukan untuk mengoprasikan satu jenis alat, Jangka waktu pelaksanaan suatau proyek, Kapasitas dan kemampuan alat, menjelaskan bagaimana Pekerjaan pengecoran dan alat yang Namun, secara umum, tujuan konstruksi meliputi hal-hal berikut: 1. Pembangunan Fisik. Tujuan utama dari konstruksi adalah untuk membangun atau mengembangkan struktur fisik seperti gedung, jembatan, jalan, lapangan terbang, bendungan, saluran air, dan banyak lagi. Ini dapat mencakup pembangunan baru, perluasan, renovasi, atau pemeliharaan Pengertian bangunan gedung menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26 (2008) adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan sosial, budaya, kegiatan usaha, kegiatan Contoh bangunan yang termasuk yakni konstruksi jembatan, konstruksi kapal, konstruksi gedung, dan lain sebagainya. Dalam teknik sipil, konstruksi sering pula diartikan sebagai satuan infrastruktur pada satu area atau lebih. Karena itulah, konstruksi dibagi menjadi beberapa jenis. Ada konstruksi gedung, konstruksi teknik, serta konstruksi industri. digunakan. Dalam proyek konstruksi, rasio produktivitas adalah nilai yang diukur selama proses konstruksi, dapat dipisahkan menjadi biaya tenaga kerja, material, uang, metoda dan alat. 2. METODE PENELITIAN 2.1. Deskripsi Proyek Gedung perkantoran merupakan tempat untuk melaksanakan aktivitas perekonomian dan sosial. Pekerjaan berdasarkan bangunan gedung antara lain : 1. Per 1 m³ konstruksi pelat membutuhkan sekitar 150 kg Besi 2. Per 1 m³ konstruksi kolom membutuhkan sekitar 300 kg Besi Yudhit Anggriawan, Analisis Penyebab Terjadinya Sisa Material Besi Pada Proyek Pembangunan Gedung Grand Batam Mall, 2018 UIB Repository©2018 Bangunan gedung : rumah, kantor, pabrik dan lain-lain. Ciri-ciri kelompok bangunan ini adalah : a. Proyek konstruksi menghasilkan tempt orang bekerja atau tinggal. 6 b. Pekerjaan dilaksanakan pada lokasi yang relatif sempit dan kondisi pondasi pada umumnya sudah diketahui. c. Pekerjaan arsitektural. Pekerjaan arsitektural merupakan jenis pekerjaan yang mencakup pengolahan bentuk dan massa bangunan gedung berdasarkan fungsi serta persyaratan yang diperlukan setiap pekerjaan konstruksi. Pekerjaan arsitektural sering juga dikaitkan dengan pekerjaan perancangan atau desain. Pekerjaan arsitektural dilakukan mulai dari Terdapat bermacam tipe rapat dapat dikelompokan menurut pembahasan dan apa yang terlibat di dalamnya. berikut ini daftar rapat koordinasi yang ada pada pelaksanaan proyek konstruksi skala besar seperti gedung bertingkat tinggi atau pembangunan jalan raya. 1. Rapat Teknik / Engineering. Koordinasi beberapa staf proyek bagian teknik seperti Pekerjaan lantai ubin/tegel keramik dilakukan sebagai finishing seluruh lantai sesuai detail yang ditunjukkan dalam gambar/sesuai petunjuk Direksi/Pengawas b) Persyaratan Bahan 1. Bahan yang digunakan adalah jenis tegel keramik buatan dalam negeri yang bermutu baik dan Disetujui oleh Direksi/Pengawas. 2. E02wZ.