PembelajaranBahasa Indonesia Sekolah Dasar 9-11. 12. Ada sejumlah alat/instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian dalam pembelajaran bahasa Indonesia, secara garis besar digolongkan 2 macam, yaitu nontes (bukan tes) dan tes. Materi mengenai nontes dan tes akan dibicarakan pada bagian selanjutnya.
JelaskanKesimpulan Yang Dapat Kamu Peroleh Dari Kegiatan Ini – Belajar. Kesimpulan apakah yang kamu dapatkan dari kegiatan di atas? tolong ya kak di jawab jangan asal² - Brainly.co.id; Page 106 - Ilmu Pengetahuan Alam 4. IPA SMP KELAS 7 SEMESTER 1. kesimpulan apakah yang kamu dapatkan dari kegiatan pembelajaran di atas? - Brainly.co.id
Inidisebabkan karena Ho dijadikan patokan dalam pengambilan keputusan. Ingat patokannya adalah kita harus menolak Ho jika p-value <= . Jika anda membuat Ho nya salah, maka akan mengakibatkan kesimpulan yang salah. Sedangkan maksud dari penulisan Ha di atas adalah rata-rata hasil post test lebih besar daripada hasil pre test.
Demikianpula kegiatan pembelajaran. Hasil lebih maksimal akan mungkin dicapai bila kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan didesain dengan baik. Untuk itu, perlu bagi seorang guru atau dosen untuk mengacu kepada prinsip-prinsip tertentu ketika mendesain kegiatan pembelajaran di kelas.
Kesimpulan Proses pengumpulan data kuantitatif dapat diindentifikasikan menjadi 5 proses yaitu : 1. Spesifikasi populasi dan sampel. 2. Mendapatkan izin dan persetujuan dari peserta penelitian. 3. Memutuskan tipe-tipe data yang dikumpulkan. 4.
KDIndikator Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran PPK Penilaian AW Sumber Belajar PPKn •1.2 • 2.2 3.2 4.2 3.2.1 kewajiban. 3.2.2 Menjelaskan makna hak sebagai siswa dan warga negara • Menjelaskan makna kewajiban Pengaruhnya, hak dan • Makna kewajiban • •Hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga dalam
adalahRancangan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar yang akan direalisasikan di dalam kelas dan merupakan penjabaran lebih rinci dari silabus penjabaran skenario pembelajaran, wujud media, wujud alat penilaian yang sudah siap digunakan. Selanjutnya didalam pembahasan mengenai RPP penulis memberikan
DALAMMENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI PADA SISWA DI SMP WIYATAMA BANDAR LAMPUNG Oleh FEBRI AGUNG NPM. 1211010233 ABSTRAK Hasil belajar merupakan hasil usaha siswa yang dapat dicapai berupa penguasan pengetahuan, kemampuan kebiasaan dan keterampilan serta sikap setelah mengikuti proses pembelajaran.
Prosespenilaian meliputi serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh, menganalisis, serta menafsirkan informasi hasil belajar siswa. Situasi ujian sebelum pandemi. (Dok. edukasi.kompas.com) Penilaian memungkinkan timbal balik antara guru dan siswa untuk saling berbagi dan menghargai pemahaman satu sama lain.
Informasihasil wawancara; Kesimpulan; Susunlah daftar pertanyaan yang akan kamu tanyakan kepada narasumber sesuai dengan topic yang kamu tentukan. Saya meyakini nilai dari pendidikan yg telah saya jalani, dan saya terus mencari hal yang lebih dengan melakukan pembelajaran di tempat kerja.
1TwuY. Unsur-unsur dalam menyusun laposan hasil diskusi adalah sebagai berikut1. Pendahuluan⇒ latar belakang dilaksanakan diskusi⇒ tujuan diskusi⇒ langkah-langkah persiapan2. Uraian Pelaksanaan⇒ tempat dan waktu⇒ peserta⇒ proses jalannya diskusi⇒ rumusan hasil diskusi3. Penutup⇒ kesimpulan⇒ saran-saran4. LampiranCatatanKesimpulan secara umum tentang jalannya diskusi. Kemukakan apakah tujuan yang dirumuskan di atas tercapai atau tidak. Jika ya, bagaimana hasilnya dan jika tidak berikan alasan-alasannya.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1 RPP SATUAN PENDIDIKAN SMK MUHAMMADIYAH 1 TEMPEL PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN KELAS/ SMT X / SMT 1 STANDAR KOMPETENSI MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI KOMPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI DOKUMEN-DOKUMEN KANTOR ALOKASI WAKTU 1 X pertemuan 3 X 45 menit A. INDIKATOR 1. Menyimpulkan pengertian dokumen berdasarkan beberapa sumber. Karakter nilai genar membaca 2. Menyebutkan jenis-jenis dokumen Karakter kreatif 3. Mengidentifikasi dokumen-dokumen kantor surat Karakter rasa ingin tahu B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah memperhatikan penjelasan dari guru, memvaca, dan berdiskusi, siswa dapat 1. Menjelaskan pengertian dokumen dari beberapa sumber 2. Menjelaskan dan menyebutkan jenis-jenis dokumen 3. Mengidentifikasi dokumen dokumen kantor surat C. MATERI PEMBELAJARAN 1. Pengertian dokumen 2. Jenis-jenis dokumen 3. Dokumen kantor surat D. METODE PEMBELAJARAN 1. Diskusi 2. Tanya jawab. E. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN KEGIATAN KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU Pendahuluan Kegiatan inti Kegiatan penutup - Guru menyiapkan kelas - Guru membuka pelajaran dengan salam - Guru mengecek kehadiran siswa. - Eksplorasi Guru melakukan apersepsi tentang pemahaman siswa sebelum memulai pembelajaran. - Elaborasi Guru melibatkan siswa berdiskusi untuk mencari pengertian dokumen Guru mengajak siswa untuk mencari pengertian dokumen dan dokumentasi dari beberapa sumber - Konfirmasi dari hasil diskusi, guru memberikan penjelasan tentang pengertian dokumen dan dokumentasi, dan jenis-jenis dokumen dari beberapa sumber. - Guru melakukan Tanya jawab dengan siswa untuk mencari perbedaan dokumen dan dokumentasi dengan Tanya jawab. 5 menit 90 menit 40 menit - Guru menjelaskan dan memberi kesimpulan tentang jawaban siswa. - Guru menginformasikan dan memberi PR kepada siswa untuk pertemuan yang akan datang. - Guru mengakhiri pertemuan dengan salam. F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Media belajar spidol, white board, laptop, LCD 2. Sumber belajar Modul SMK Melakukan Prosedur Administrasi Penerbit Erlangga, dan contoh-contoh dokumen. G. PENILAIAN 1. Teknik tes pengamatan 2. Bentuk instrument soal tes tertulis 3. Pengembangan soal a. Kisi-kisi NO KD INDIKATOR NO SOAL 1 Mengidentifikasi dokumen- dokumen kantor 1. Menyimpulkan pengertian dokumen dari beberapa sumber 2. Menjelaskan jenis-jenis dok 3. Mengidentifikasi dokumen kantor surat 1 2,3,4 5,6,7,8,9,10 b. Soal tes tertulis No Soal Jawaban skor 1. Jelaskan pengertian dokumen Surat-surat berharga atau benda berharga, termasuk rekaman yang dapat dijadikan bukti untuk mendukung keterangan 10 dokumen menurut kepentingannya 2. Dokumen niaga 3. Dokumen sejarah 4. Dokumen pemerintah 3 Sebutkan jenis-jenis dokumen berdasarkan bentuk fisiknya 1. Dokumen literer 2. Dokumen korporil 3. Dokumen privat 10 4 Jelaskan apa yang dimaksud dokumen privat, dan berikan contohnya Dokumen privat adalah dokumen yeng berupa surat/ arsip yang disimpan berdasarkan siatem kearsipan. Contoh surat 10 5 Jelaskan pengertian surat Surat adalah alat komunikasi tertulis dari satu pihak kpd pihak lain 10 6 Sebutkan apa fungsi surat 1. Sebagai alat bukti tertulis 2. Alat pengingat 3. Bukti historis 4. Duta organisasi 5. Pedoman untuk bertindak 6. Sarana promosi 10 7 Sebutkan penggolongan surat berdasarkan keamanan isinya 1. Surat biasa 2. Surat rahasia 3. Surat sangat rahasia 4. Surat konfidensial 10 8 Sebutkan penggolongan surat berdasar urgensi penyelesaiannya 1. Surat biasa 2. Surat segura 3. Surat sangat segera 10 9 Sebutkan penggolongan surat berdasar sifat isi dan asalnya 1. Surat pribadi 2. Surat dinas 3. Surat niaga. 4. Surat social 10 10 Sebutkan penggolongan surat berdasarkan wujudnya 1. Surat terbuka tidak bersampul dan tdk rahasia 2. Surat tertutup brsampul, rahasia 3. Warkat pos c. Penilaian sikap No Nama siswa 1 Ketekunan belajar 2 Aktifitas dlm pembelajaran 3 Tepa t wkt 4 Kehadirn 5 Perhatian 6 Tot al nilai 1 Dst Pedoman penilaian Skor nilai = keterangan 90–100 = amat baik 70–89 = baik 60–79 = cukup 50–50 = kurang Kurang dari 50 = sangat kurang Tempel, Agustus 2015 Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran Zahroh Khomsiyati, Dra. Sri Heryati RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 2 RPP SATUAN PENDIDIKAN SMK MUHAMMADIYAH 1 TEMPEL PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN KELAS/ SMT X / SMT 1 STANDAR KOMPETENSI MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN SURAT MENYURAT ALOKASI WAKTU 1 X pertemuan 3 x 45 menit A. INDIKATOR 1. Mengidentifikasi pengertian surat 2. Mengidentifikasi perlengkapan dalam membuat surat B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah memperhatikan penjelasan dari guru, memvaca, dan berdiskusi, siswa dapat 1. Menjelaskan pengertian surat 2. Menjelaskan dan menyebutkan perlengkapan dalam membuat surat C. MATERI PEMBELAJARAN 1. Pengertian surat 2. Perlengkapan surat - Kertas surat - Macam-macam sampul surat - Macam-macam lipatan surat D. METODE PEMBELAJARAN 1. Diskusi 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan Penutup 1. Guru menyiapkan siswa untuk mengikuti pelajaran 2. Memberi salam dan mengecek kehadiran siswa dengan presensi Eksplorasi - Guru menanyakan kepada siswa tentang materi yang lalu - Guru menjelaskan tujuan mempelajari materi yang akan dipelajari Elaborasi - Guru mengajak siswa berdiskusi tentang pengertian surat - Guru mengajak diskusi tentang perlengkapan dalam membuat surat - Guru menunjukkan contoh-contoh sampul surat - Guru mengajak siswa mempraktikkan model-model lipatan surat Konfirmasi - Guru menjelaskan dan mengulas kembali tentang pengertian surat - Guru dan siswa menyimpulkan tentang materi yang telah dipelajari. - Guru memberikan tugas membuat model-model lipatan surat dan ditempel di buku besar - Guru member tugas kpd siswa mencari dan engumpulkan macam-macam model sampul - Guru menutup pelajaran dengan memberi salam. 5 menit 30 menit 10 menit F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR. 1. Media spidol, white board, LCD. Laptop. 2. Sumber belajar buku melakukan prosedur administrasi, contoh-contoh Sampul surat G. PENILAIAN 1. Teknik pengamatan 2. Bentuk instrument tes tertulis 3. Pengembangan soal a. Kisi-kisi soal NO KD INDIKATOR NO SOAL 1 Melakukan surat menyurat Mengeidentifikasi pengertian surat 1 2 Melakukan surat menyurat Menyebutkan perlengkapan dalam membuat surat 2 - 5 b. Soal tes tertulis No Soal Jawaban skor 1 Jelaskan pengertian surat Alat komunikasi yang ditulis pada sehelai kertas dari satu pihak ditujukan kepada pihak lain 2 2 Sebutkan jenis-jenis ukuran kertas a. Folio b. Kuarto c. Octavo d. Sixmo e. A 4 f. A 5 g. F 4 2 3 Sebutkan jenis-jenis kertas yang biasa dipakai dlm kegiatan surat menyurat a. Kertas onion skin kertas untuk surat menyurat ke luar negeri b. Kertas HVS untuk surat dinas c. Kertas doorslag untuk mengetik tembusan d. Kertas stensil untuk membuat tembusan surat dlm jml banyak 2 4 Sebutkan kegunaan sampul surat a. Melindungi kertas surat dari kotor, debu b. Menjaga kerahasiaan c. Agar lebih sopan d. Menulis alamat luar. 2 5. Sebutkan macam- macam lipatan surat a. Lipatan tunggal b. Lipatan perancis c. Lipatan ganda sejajar d. Lipatan baku e. Lipatan baku rendah f. Lipatan akordion g. Lipatan akordion rendah h. Lipatan baron c. Penilaian sikap NO Nama siswa 1 Ketekunan belajar 2 Aktifitas dlm pembelajaran 3 Tepa t wkt 4 Kehadirn 5 Perhatian 6 Tota l nilai 1 Dst Pedoman penilaian Skor nilai = keterangan 90–100 = amat baik 70–89 = baik 60–79 = cukup 50–50 = kurang Kurang dari 50 = sangat kurang Tempel, Agustus 2015 Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran Zahroh Khomsiyati, Dra. Sri Heryati RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 3 RPP SATUAN PENDIDIKAN SMK MUHAMMADIYAH 1 TEMPEL PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN KELAS/ SMT X / SMT 1 STANDAR KOMPETENSI MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN SURAT MENYURAT ALOKASI WAKTU 1 X pertemuan 2 X 45 menit A. INDIKATOR 1. Mendiskripsikan bentuk-bentuk surat 2. Karakter disiplin, mandiri B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah memperhatikan penjelasan dari guru, membaca, dan menyimak, siswa dapat Membuat surat bentuk lurus C. MATERI PEMBELAJARAN 1. Bentuk surat lurus D. METODE PEMBELAJARAN 1. Praktik 2. Penugasan E. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN KEGIATAN KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU Pendahuluan - Guru menyiapkan kelas - Guru membuka pelajaran dengan salam - Guru mengecek kehadiran siswa. Kegiatan inti Kegiatan penutup - Eksplorasi Guru melakukan apersepsi tentang pemahaman siswa sebelum memulai pembelajaran. - Elaborasi Guru menunjukkan bentuk surat lurus Dengan bimbingan guru, Siswa menyusun surat bentuk lurus - Konfirmasi dari hasil praktik, guru memeriksa hasil pekerjaan siswa untuk dinilai - Guru menginformasikan dan memberi PR kepada siswa untuk pertemuan yang akan datang. - Guru mengakhiri pertemuan dengan salam. 80 menit 5 menit F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Media belajar spidol, white board, laptop, LCD 2. Sumber belajar Modul SMK Melakukan Prosedur Administrasi Penerbit Erlangga,contoh-contoh surat G. PENILAIAN 1. Teknik tes pengamatan 2. Bentuk instrument soal tes praktik 3. Pengembangan soal a. Kisi-kisi NO KD INDIKATOR NO SOAL 1 Melakukan surat menyurat 4. Menyusun surat bentuk lurus block style 1 b. Soal tes PRAKTIK Susunlah surat berikut ke dalam bentuk lurus penuh Pengirim Toko MAHAKAM Telpon 02172777867 Dikirim kepada PT INDAH PERMAI Jalan gunung Sahari Jakarta Pusat Nomor surat di buat sendiri Tanggal surat hari ini Hal surat permintaan penawaran computer Isi surat susunlah dengan paragraph Kami kabarkan kepada Saudara, bahwa perusahaan kami telah tersedia anggaran tahu 2015 untuk pembelian computer. Kami memperoleh keterangan bahwa perusahaan Saudara bergerak dibidang peralatan dan mesin kantor. Sehubungan dengan hal tersebut, kami minta agar Saudara berkenan mengirimkan surat penawaran mengenai computer terbaru, disertai dengan keterangan–keterangan sebagai berikut a. Syarat pembayaran b. Syarat penyerahan barang c. Potongan harga yang diberikan d. Layanan purna jual. Disamping itu kami minta dikirim leaflet, catalog dan perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih . Hormat kami, Namamu Pemilik PENILAIAN NO BENTUK SURAT KERAPIHAN BAGIAN SURAT 40 20 40 c. Penilaian sikap NO Nama siswa 1 Ketekunan belajar 2 Aktifitas dlm pembelajaran 3 Tepat wkt 4 Kehadiran 5 Perhatian 6 Total nilai 1 Dst Pedoman penilaian Skor nilai = keterangan 70–89 = baik 60–79 = cukup 50–50 = kurang Kurang dari 50 = sangat kurang Tempel, Juni 2015 Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran Zahroh Khomsiyati, Dra. Sri Heryati RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4 RPP SATUAN PENDIDIKAN SMK MUHAMMADIYAH 1 TEMPEL PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN KELAS/ SMT X / SMT 1 STANDAR KOMPETENSI MELAKUKAN PROSEDUR ADMINISTRASI KOMPETENSI DASAR MELAKUKAN SURAT MENYURAT ALOKASI WAKTU 1 X pertemuan 2 X 45 menit A. INDIKATOR 1. Mendiskripsikan bentuk-bentuk surat 2. Karakter disiplin, mandiri B. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah memperhatikan penjelasan dari guru, membaca, dan menyimak, siswa dapat Membuat surat bentuk setengah lurus C. MATERI PEMBELAJARAN Bentuk surat setengah lurus D. METODE PEMBELAJARAN 1. Praktik 2. Penugasan E. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN KEGIATAN KEGIATAN PEMBELAJARAN WAKTU Pendahuluan - Guru menyiapkan kelas - Guru membuka pelajaran dengan salam Kegiatan inti Kegiatan penutup - Guru mengecek kehadiran siswa. - Eksplorasi Guru melakukan apersepsi tentang pemahaman siswa sebelum memulai pembelajaran. - Elaborasi Guru menunjukkan bentuk surat setengah lurus Dengan bimbingan guru, Siswa menyusun surat bentuk setengah lurus - Konfirmasi dari hasil praktik, guru memeriksa hasil pekerjaan siswa untuk dinilai - Guru mengakhiri pertemuan dengan salam. 80 menit 5 menit F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Media belajar spidol, white board, laptop, LCD 2. Sumber belajar Modul SMK Melakukan Prosedur Administrasi Penerbit Erlangga, contoh-contoh surat G. PENILAIAN 1. Teknik tes pengamatan 2. Bentuk instrument soal tes praktik 3. Pengembangan soal a. Kisi-kisi NO KD INDIKATOR NO SOAL 1 Melakukan surat menyurat Menyusun surat bentuk setengah lurus semi block style 1 b. Soal tes PRAKTIK Susunlah surat berikut ke dalam bentuk setengah lurus Surat dikirim dari PT ELANG JAYA, Jalan Ahmad Yani Yogyakarta, ditujukan kepada PT DELIMA, Jalan Gunung Semeru Surabaya Nomor surat di buat sendiri Tanggal surat hari ini Hal surat penawaran computer Isi surat susunlah dengan paragraph Kami telah menerima surat permintaan Saudara tertanggal 23 Juli 2013 tentang permintaan penawaran computer terbaru. Dengan surat ini kami kabarkan , bahwa saat ini kami mempunyai stock cukup banyak computer terbaru segala merk. Kami lampirkan catalog, ssrta brosur- brosur lengkap agar Saudara daoat memilih sesuai keinginan. Atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih . Hormat kami, Namamu, Direktur. PENILAIAN NO BENTUK SURAT KERAPIHAN BAGIAN SURAT 40 20 40 c. Penilaian sikap NO Nama siswa 1 Ketekuna n belajar 2 Aktifitas dlm pembelajaran 3 Tepa t wkt 4 Kehadirn 5 Perhatian 6 Tota l nilai Dst KUNCI JAWABAN PT ELANG JAYA Jalan Ahmad Yani YOGYAKARTA Nomor 03/PEN/VII/2013 16 Oktober 2013 Lamp. - Hal Penawaran Computer Yth. Direktur PT DELIMA Jalan Gunung Semeru No. 13 Surabaya Dengan hormat, Kami telah menerima surat permintaan Saudara tertanggal 23 Juli 2013 tentang permntaan penawaran computer terbaru. Dengan surat ini kami kabarkan, bahwa kami saat ini mempunyai stock cukup banyak tentang computer terbaru segala merk. Bersama surat ini kami lampirkan catalog, serta brosur-brosur lengkap agar Saudara dapat memilih sesuai keinginan. Atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih Hormat kami, Namamu Direktur Pedoman penilaian Skor nilai = keterangan 90–100 = amat baik 70–89 = baik 60–79 = cukup 50–50 = kurang Kurang dari 50 = sangat kurang Tempel, Juni 2015 Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran Zahroh Khomsiyati, Dra. Sri Heryati
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. IDENTIFIKASI MASALAH MASALAH DALAM PEMBELAJARANFirda Sufi Lutfiyanafirdalutfiyana251 ABSTRAK Identifikasi permasalahan belajar siswa adalah kegiatan yang mencari, mengumpulkan, meneliti data dan informasi dari kebutuhan lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan belajar siswa berdasarkan peran guru dalam mengatasi permasalahan belajar, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami permasalahan yaitu tidak menyukai tempat belajar, tidak menukai mata pelajaran tertentu, kurang dapat memusatkan perhatian dalam mengikuti pelajaran, sering mengganggu atau di ganggu teman saat pelajaran sedang berlangsung, hasil belajar yang tidak memuaskan, kekurangan waktu untuk belajar, kesulitan dalam memhami isi buku pelajaran dan masih banyak of student learning problems is an activity that seeks, collects, examines data and infirmation from field needs. The purpose of this study was to determine student learning problems based on the teacher's role in overcoming learning. The result of this study indicate that student experience problems, namely they do not like place to study, do not like certainsubjects, are less able to focus attention in following lessons, oftwn interfere or are disturbed by friends during lessons, unsatisfactory learning outcomes, lack of time to study, difficulties in understanding the cintents of textbooks and much merupakan suatu proses perubahan perilaku manusia yang mencakup segala sesuatu yang dipikirkan dan dikerjakan. Belajar berperan dalam perkembangan, kebiasaan sikap, keyakinan, sebuah tujuan, dan kepribadian manusia. Belajar sendiri merupakan sebuah aktivitas mental dalam berinteraksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan sebuah perubahan dalam pengetahuan pemahaman ketrampilan dalam hidup. Belajar termasuk serangkaian kegiatan jiwa dan raga yang bertujuan untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang menyangkut pengalaman individu. Berhasil tidaknya suatu pencapaian dalam proses pendidikan dipengaruhi oleh proses mengajar yamg dialami oleh peserta didik dan pendidik. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya dalam proses pembelajaran ditemukan kesulitan dalam belajar. Berbagai macam faktor yang mempengaruhi masalah belajar yakni dari dalam maupun dari luar. Masalah belajar ialah ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan, ada yang melihat sebagai ketidak penuhan kebutuhan seseorang dan terdapat pula yang melihat sebagai suatu hal yang dapat menghambat seseorang dalam mencapai sebuah tujuan. Masalah merupakan sesuatu hal yang tidak disukai yang menimbulkan kesulitan bagi diri sndiri atau pun bagi orang lain juga yang perlu dihilangkan. Masalah dapat muncul kapan saja dan dimana saja tidak terkecuali dalam hal belajar. Peserta didik akan berhasil dalam proses pembelajaran jika peserta didik tersebut tidak mengalami masalah-masalah dalam internal pada pembelajaran berkaitan dengan kondisi kepribadian siswa, baik scara fisik maupun mental. Dan berkaitan dengan aspek-aspek fisik akan relatif lebih mudah diamati dan dipahami dibandingkan dengan dimensi-dimensi mental dan emosional. Sementara pada kenyataannya, persoalan-persoalan pembelajaran lebih banyak dimensi mental/emosional. Masalah-masalah belajar yang berhubungan dengan dimensi siswa sebelum belajar yaitu berhubungan dengan minat dan kecakapan. Jika siswa memiliki minat yang tinggi untuk belajar maka ia akan berupaya untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang akan dipelajari dengan lebih baik dan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari kesediaan siswa untuk mencatat pelajaran, mempersipkan buku beserta alat-alat tulis, atau hal-hal lain yang diperlukan. Jika siswa tidak memiliki minat untuk belajar maka ia cenderung mengabaikan kesiapannya untuk belajar. Siswa kurang peduli apakah ia membawa buku pelajaran serta alat-alat tulis lainnya atau tidak, apalagi mempersiapkan materi yang perlu guna mendukung pemahaman materi baru yang akan dipelajari. Motivasi belajar sebagai kekuatan yang menjadi pendorong bagi siswa untuk menggunakan potensi yang ada pada dirinya dan potensi yang ada di luar dirinya guna mewujudkan tujuan belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar akan bersungguh-sungguh untuk terlibat didalam proses belajar, melalui keaktifan bertanya, mengemukakan pendapat, menyimpulkan pelajaran, mencatat, membuat resume, mempraktekkan sesuatu, mengerjakan latihan-latihan dan evaluasi sesuai dengan tuntutan pembelajaran. Didalam aktivitas belajar, motivasi individu dimanifestasikan dalam bentuk ketahanan dan ketekunan dalam belajar, kesungguhan dalam menyimak isi pelajaran yang dipelajari, kesungguhan dan ketelatenan dalam mengerjakan tugas. Sebaliknya siswa yang tidak atau kurang memiliki motivasi belajar umumnya kurang mampu bertahan untuk belajar lebih membantu siswa dalam berkonsentrasi belajar memerlukan waktu yang cukup lama disamping menuntut ketelatenan guru. Dengan bimbingan dan perhatian serta bekal kecakapan yang dimiliki oleh guru, maka secara bertahap hal ini dapat dilakukan. Kemampuan siswa mengolah bahan belajar harus terus didorong dan dikembangkan agar siswa semakin mampu mencapai makna belajar yang mengarah pada perkembangan serta kemampuan berpikir yang berguna untuk menghasilkan pengetahuan-pengetahuan baru. Kesulitan dalam menggali kembali hasil belajar merupakan kendala proses pembelajaran karena siswa akan mengalami kesulitan untuk mengolah pesan-pesan baru yang berkaitan dengan pesan-pesan lama yang telah diterima sebelumnya. 1 2 3 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya